Monday, February 11, 2019
Jika Aku Menjadi Mahasiswi Bunda Sayang dan Management Waktu
Assalamualaikum bunda, Rasanya sudah lama saya tak menulis di blog ini, hehee.. Libur kelas matrikulasi IIP Batch 6 kemarin rasanya lama sekali, sehingga saya sudah lama juga tak berkunjung di blog ini. mungkin kalau rumah sudah sangat berdebu sekali hehe..
Kalau boleh bercerita, mungkin saya juga sudah pernah menceritakannya di awal kelas matrikulasi ini di mulai. Awalnya saya bisa bergabung di ibu profesional ini karena melihat status FB dari teman saya, saya sangat penasaran dengan Ibu Profesional ini, singkat cerita saya mulai mendaftar, dan akhirnya saya ikut bergabung dengan komunitas ini. Di kelas matrikulasi ini lah saya mulai belajar tentang sebuah ilmu, ilmu kehidupan yang nantinya akan kami jalani di kehidupan ini. Alhamdulillah saya bisa mengikuti kelas matrikulasi dengan baik, dan Saya di nyatakan lulus kelas matrikulasi, Senang rasanya bisa mengikuti tahap demi tahap dari kelas matrikulasi ini hingga saya bisa naik kelas ke kelas Bunda sayang.
Jika Aku Menjadi Mahasiswi Bunda Sayang
Dari awal saya mengikuti Ibu Profesional, saya memang ingin mengikuti setiap tahap di Ibu profesional ini. Alhamdulillah saya bisa lulus kelas matrikulasi sehingga saya bisa lanjut ke tahap berikutnya.
saat itu saya sudah menanti kapan dimulainya kelas bunda sayang ini, dan saat saya mengetahui kelas bunda sayang ini dibuka rasanya saya ingin sekali cepat mendaftar, tapi entah kenapa saya bertanya-tanya dalam benak saya, apa saya masih bisa mengikuti kelas bunda sayang ini, apa saya bisa mengatur waktu saya dalam mengikuti kelas bunda sayang ini, sedangkan saya baru saja di amanahi anak kedua yang pola tidurnya belum normal. Bisa di katakan kalau saya masih merasa jetlag saat anak masih satu dengan kondisi saat ini yang baru saja memiliki bayi lagi. Tapi saya ingin membuktikan dalam diri ini, kalau saya BISA mengikuti Kelas Bunda Sayang ini dengan Baik. Bismillah..
Kalau boleh berandai-andai 'Jika Aku Menjadi Mahasiswi Bunda Sayang' saya akan mempelajari ilmu parenting, saya akan mendalami ilmu parenting dan mempelajari 12 ilmu dasar dalam mendidik anak. Yesss.. saat saya sudah memiliki anak dan mulai bergabung dengan ibu profesional, memang saya ini sangat tertarik dengan ilmu parenting, karena saya merasa belum benar dalam mendidik anak, semoga dengan saya mengikuti kelas bunda sayang ini saya bisa lebih mendalami ilmu dalam mendidik anak. Selain itu, saya juga bisa memiliki keterampilan dalam mengurus dan mendidik buah hati.
Management Waktu
Mengatur waktu secara rapi dan efektif bukanlah pekerjaan yang mudah apalagi berupaya untuk mentaatinya secara konsisten. Sebagai Ibu pekerja domestik, awalnya saya beranggapan kalau 24 jam ada di rumah itu punya banyak waktu untuk mengerjakan semua pekerjaan rumah dan mengasuh anak, tapi ternyata jika tanpa adanya management waktu semua pekerjaan rutin yang biasa kita kerjakan itu tidak teratur, seharusnya jam sekian kita sudah mengerjakan A,B,C tapi nyatanya baru bisa menyelesaikan A saja atau A dan B.
Ibu adalah roda penggerak dalam keluarga, Ibu selalu aktif selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Lalu kapan Ibu punya wktu untuk ber santai atau sekedar 'me time' ?
Jika seorang ibu tidak memiliki pengetahuan tentang management waktu , maka urusan rumah tangga akan terbengkalai, dan anak-anak tidak terurus, maka management waktu untuk ibu rumah tangga harus diterapkan. Mulailah dengan mengelompokkan semua pekerjaan berdasarkan skala prioritas. diantaranya :
1. Penting dan Mendesak
2. Penting tetapi tidak mendesak
3. Tidak Penting tetapi mendesak
4. Tidak penting dan tidak mendesak
Mulailah dulu dengan pekerjaan yang Penting dan Mendesak, lalu setelah itu sesuai urutan selanjutnya. Kemudian selanjutnya kita menentukan pekerjaan yang harus dikerjakan terlebih dahulu, misal contohnya Jika kita mencuci dengan mesin cuci, maka bisa kita sambi dengan memasak, memasak selesai, mencuci selesai dan kita tinggal menjemur pakaian tersebut. Saat suami dan Anak-anak pergi beraktivitas ke kantor dan sekolah, maka waktu bisa kita gunakan untuk menyetrika, tetapi karena menyetrika tidak tiap hari maka waktu bisa kita gunakan untuk beristirahat, atau jika kita memiliki bayi atau anak yang belum sekolah maka bisa kita manfaatkan untuk bermain bersama anak, saat anak tidur, barulah kita bisa melakukan hal lain, misal jika kita punya bisnis online, maka bisa kita gunakan untuk memproses orderan, membalas WA atau sekedar upload produk baru, tetapi jika tidak memiliki bisnis online bisa kita manfaatkan untuk beristirahat atau sekedar me time sambil menunggu anak bangun dari tidurnya, atau menanti si kakak pulang dari sekolah.
Apabila kita merasa berat atau kelelahan dalam menyelesaikan pekerjaan rumah, maka jangan ragu untuk meminta bantuan kepada suami dan anak, hal ini juga mengajarkan anak untuk belajar peduli kepada pekerjaan rumah juga belajar untuk bertanggung jawab. karena apabila pekerjaan yang terlihat banyak dan kita memaksakan untuk mengerjakannya semua, maka tubuh kita akan merasa kelelahan, maka dampaknya ibu akan jenuh dan kesal bahkan akan mengakibatkan kita marah-marah. Jangan sampai kekesalan kita lampiaskan ke suami dan anak, karena anak masih butuh perhatian dan pengertian dari kita.
Lakukannya semuanya dengan pikiran yang positif, insya Allah pekerjaan dapat kita selesaikan dengan baik.
Bismillah, harus di terapkan pada diri sendiri. 😘
Subscribe to:
Posts (Atom)
SEBUAH CATATAN TENTANG "AKU"
Assalamualaikum Aku..?? Apakah kamu baik2 saja?? Apa kabar harimu? Bagaimana hatimu saat ini?? Senangkah?? atau hatimu sedang tak...
-
MENSTIMULUS MATEMATIKA LOGIS PADA ANAK Semua anak lahir cerdas, masing-masing diberikan potensi dan keunikan yang menjadi jalan mere...
-
Pada Dasarnya setiap anak dianugerahi kecerdasan matematika logis. Gardner mendefinisikan kecerdasan matematika logis sebagai kemampuan...

