Thursday, September 27, 2018

BUNDA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN #NHW 9



Rasanya baru kemarin saya ikut mengantri untuk bisa ikut bergabung dengan kelas Matrikulasi Ibu Profesional ini, dan sekarang tidak terasa sudah masuk ke materi ke 9. Saya merasa Belum maksimal dalam mengikuti kelas Matrikulasi ini, masih ada hal yang mungkin tidak berkesinambungan dalam mengerjakan Nice Homework di tiap pekannya, tetapi harapan saya, semoga saya bisa tetap istiqomah dalam menjalankan apa yang saya tuangkan dalam setiap NHW ini.

Materi ke 9 ini Berjudul "BUNDA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN". 

apa Sih Agen Perubahan itu ?? 

Agen Perubahan (Agent of Change) adalah individu atau seseorang yang bertugas mempengaruhi target / sasaran perubahan agar mereka mengambil keputusan sesuai dengan arah yang dikehendakinya. Agen Perubahan menghubungkan antara sumber perubahan (Inovasi, Kebijakan Publik dll) dengan sistem masyarakat yang menjadi target perubahan.

Perempuan khususnya Seorang Ibu adalah Instrumen utama yang sangat berperan sebagai Agen Perubahan. Sedangkan dalam konteks masyarakat, keberadaan Ibu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan keluarga, dimana keduanya memiliki porsi prioritas yang sama. 

Keberadaan Ibu di masyarakat akan meningkatkan kualitas pendidikan keluarga di rumah, demikian juga pendidikan keluarga di rumah akan memberikan imbas positif pada peningkatan kualitas masyarakat. 

Pada NHW ini, kalau kita sudah menemukan passion (Minat) ada di ranah mana, mulailah lihat isu sosial di sekitar anda, maka belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat. 
Rumis yang di pakai : 

PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE 

Social Venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan. 

Sedangkan Social Enterpreneur adalah Orang yang menyelesaikan isu sosial di sekitarnya menggunakan kemampuan enterpreneur, Hal ini akan membuat kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial di sekitar kita dengan kemampuan enterpreneur yang kita miliki. 

Pada NHW sebelumnya, saya menuliskan salah satu aktivitas yang saya SUKA dan BISA adalah Berjualan. Entah sejak kapan minat untuk berjualan ini tumbuh, Karena dalam pikiran saya, saya ingin memulai sebuah usaha tapi tetap memiliki waktu banyak dengan anak. Berawal dari melihat Brand - Brand lokal yang muali di kenal orang hanya dengan berjualan melalui Media Sosial yang akhirnya usaha mereka menjadi Besar dan Berkembang. Disini saya melihat sebuah Brand lokal, dimulai dari usaha kecil, dimulai dari rumah drngan tenaga pekerja yang awalnya tidak banyak, bisa berkembang menjadi brand yang diminati banyak orang.

Melihat contoh tersebut, Masya Allah saya sangat kagum dengan usaha yang telah mereka bangun hingga berkembang pesat dan besar, dengan melibatkan tenaga kerja wanita yang ada di lingkungan sekitar. Untuk itulah ke depannya saya Bermimpi ingin memiliki Sebuah usaha yang tenaga kerjanya wanita yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggal saya. Entah kapan itu bisa terwujud, tetapi saya ingin membuka lapangan pekerjaan bagi Remaja yang tidak melanjutkan sekolah atau Ibu-Ibu Rumah Tangga yang ingin memiliki penghasilannya sendiri.
Semoga dengan membuka usaha, saya bisa membuka pintu rezeki orang lain. Aamiin.

klik tabel untuk memperjelas



Thursday, September 20, 2018

MISI SPESIFIK HIDUP DAN PRODUKTIVITAS NHW #8



Tidak terasa sudah masuk ke NHW #8, itu artinya tinggal satu pekan lagi kelas Matrikulasi ini usai. Saya berharap saya bisa benar-benar bersungguh-sungguh menjalankan apa yang telah saya tulis di tiap NHW, bukan hanya sekedar lulus di kelas Matrikulasi karena tepat waktunya saya mengerjakan tugas yang di berikan tiap pekannya.

Pada Materi 8 Kelas Matrikulasi ini kami mendapatkan materi yang berjudul "MISI SPESIFIK HIDUP DAN PRODUKTIVITAS". Perjalanan kita untuk menemukan misi hidup selaras dengan perjalanan produktivitas hidup kita. Sebelumnya kita sudah memahami bahwa "Rezeki itu pasti, kemuliaan yang harus di cari", Sehingga produktivitas hidup kita ini tidak akan selalu di ukur dengan berapa Rupiah yang akan kita terima, melainkan seberapa meningkat kemuliaan hidup kita di mata Allah dan seberapa manfaat hidup kita bagi Alam semesta.


BE PROFESSIONAL, REZEKI WILL FOLLOW 

Tagline Ibu Profesional di atas sangat bagus menurut saya, Jadi apabila kita bersungguh-sungguh dan Istiqomah menjalankan peran hidup kita, maka akan meningkatkan kemuliaan dirinya di mata Allah dan bermanfaat untuk sesama, sehingga Rezeki pun akan mengikuti, karena Rezeki setiap orang itu sudah pasti, yang membedakan adalah nilai kemanfaatan dan keberkahannya seiring dengan bersungguh-sungguh tidaknya seseorang menjalankan apa yang dia BISA dan SUKA.

Setelah di Materi 8 kita belajar tentang Bagaimana pentingnya menemukan Misi Hidup untuk menunjang produktivitas keluarga. Maka saat ini kita akan lebih menggali bagaimana menerapkannya secara teknis sbb :

A. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (Lihat NHW #7)

Salah satu aktivitas yang saya SUKA dan BISA adalah Berjualan, Tetapi saya lebih menyukai Berjualan di Marketplace, kenapa? Karena saya tidak perlu menawarkan barang dan tidak banyak promosi, hanya sekedar upload produk, sedikit promosi dan orderan pun masuk. Saya menjalani ini sejak saya belum menikah, tepatnya tahun 2011 hingga sekarang, Saya sangat berat jika harus meninggalkan Jualan ini, memang tidak setiap hari mendapatkan keuntungan, tetapi saya senang menjalaninya, sehingga tidak ada beban yang saya rasakan apabila sedang sepi pembeli, karena saya yakin Allah yang mengatur rezeki manusia. Di materi 8 ini yang perlu digaris bawahi adalah "Uang akan Mengikuti Kesungguhan, Bukan Bersungguh-sungguh karena Uang". Dan yang perlu di tekankan dalam diri saya saat berjualan adalah 'Be professional, Rezeki will Follow'.




B. Setelah ketemu satu hal, Jawablah Pertanyaan "BE DO HAVE" di bawah ini : 

1. Mental seperti apa yang harus anda miliki untuk menjadi seperti yang anda inginkan ? (BE)

Saya ingin menjadi Ibu Profesional, ingin menjadi Istri dan Ibu yang baik bagi keluarga, Mungkin Terdengar klise, tapi memang begitulah adanya keinginan di dalam diri ini, saya ingin membahagiakan suami dengan segala kekurangan yang saya miliki, saya ingin menjadi seseorang yang selalu dirindukan saat suami di kantor atau di luar kota, sehingga rasa ingin segera pulang ke rumah itu sangat besar sekali. Selain itu, saya juga ingin menjadi Ibu yang baik, Ibu yang selalu di ingat oleh anak-anak, yang bisa mendampingi, mendidik dan membesarkan anak-anak dengan baik. Selain itu saya juga ingin tetap produktif dari rumah bukan hanya menjadi Ibu yang tiap hari sibuk dengan pekerjaan domestik.


2. Apa yang harus anda lakukan untuk menjadi seperti yang anda harapkan ? (DO) 

Selalu bersikap baik pada Suami dan Anak, Selalu menjadi orang pertama yang tahu kondisi Suami dan Anak, Melayani semua kebutuhan mereka, menjadi teman dan sahabat terbaik bagi keluarga, sehingga setiap mereka beraktivitas orang pertama yang mereka ceritakan tentang aktivitas mereka itu adalah saya sebagai Istri dan Ibu bagi mereka. Selain itu untuk menjadi Ibu Produktif harus lebih mengerti Ilmu Marketing dan Strategi Penjualan.

3. Apa yang akan anda lakukan apabila anda sudah memiliki yang anda harapkan ? (Have)

Saya ingin memiliki keluarga yang mengerti akan Ilmu Agama, Keluarga yang beriman kepada Allah serta Berilmu, bermanfaat untuk diri sendiri dan lingkungan sekitar.

saya harus lebih mengerti Ilmu Agama agar saya lebih menyadari posisi saya sebagai seorang Istri untuk lebih taat kepada Suami dan Sebagai seorang Ibu agar bisa mencetak generasi hebat yang memiliki kecintaan pada Rabbnya, yang bisa bermanfaat untuk dirinya, lingkungan sekitar dan Agamanya.

Dari Segi Produktivitas, saya ingin memiliki satu usaha, entah itu sebuah toko baju kecil di depan Rumah atau usaha yang bisa memproduksi sendiri.

C. Perhatikan 3 Aspek dimensi waktu di bawah ini dan Isilah : 

1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (Lifetime Purpose) 

  • Menjadi hamba yang taat dan bertaqwa kepada Rabbnya
  • Bisa membaca Al-Qur'an dengan Baik dan benar. 
  • Menjadi wanita yang Pandai bersyukur dan Sabar dalam setiap keadaan. 
  • Menjadi Istri dan Ibu yang penuh kasih sayang
  • Menjadi Ibu yang bisa mendidik Anak-anak menjadi Hamba yang taat kepada Rabbnya. 
  • Menjadi Madrasah pertama bagi Anak-anak. 

2. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan (Stategic plan) 

  • Bisa Berhaji Bersama Suami.
  • Menentukan Homebase Tetap agar anak tidak sering pindah sekolah. 
  • Setelah menentukan Homebase tetap, barulah saya ingin memulai sebuah Usaha (Semoga Bisa Terlaksana)

3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu Tahun (New Year Resolution) 
  • Menanti kelahiran Anak kedua
  • Mempersiapkan Mpasi Anak kedua
  • Menempati Gubuk kecil kami Bersama anggota baru kami (Anak kedua kami) Insyaa Allah
  • Memilih sekolah terbaik untuk anak pertama kami
  • Memperbaiki kembali strategi Penjualan. 

Bismillah.... Semoga Allah Mudahkan dan Lancarkan. Aamiin.. 


Thursday, September 13, 2018

TAHAPAN MENUJU BUNDA PRODUKTIF NHW #7




Bunda, Materi Matrikulasi ke 7 ini adalah tentang "Tahapan Menuju Bunda Produktif". Setelah kita berusaha mengetahui diri kita lewat NHW-NHW sebelumnya, kali ini kita akan belajar mengkonfirmasi apa yang sudah kita temukan selama ini dengan tools yang di buat oleh para ahli di bidang pemetaan bakat.

Pada Nice Homework kali ini, Peserta matrikulasi diberikan tugas untuk mengikuti tes Strenght Typology di www.temubakat.com tools yang ditemukan oleh Abah Rama.

Apa itu Tes Strenght Typology ?

Sebuah Tes untuk menemukan diri, bukan berarti hanya menemukan potensi kekuatan saja, tetapi juga untuk menemukan keterbatasan atau potensi kelemahan diri kita. Tujuannya agar kita lebih fokus mengembangkan diri pada kekuatan yang kita miliki dan memperbanyak aktivitas yang dapat menguatkan potensi tersebut, Sekaligus mengurangi fokus kita pada kelemahan-kelemahan diri.

Ini dia Hasil Tes Strenght Typology saya :





Ini Penjelasannya

Potensi Kekuatan saya : 
1. Administrator

Saya memang lebih suka rapihin Berkas, mengetik depan laptop sambil dengerin musik atau hanya edit data atau input data nilai saat saya masih mengajar dulu. jadi mungkin ini benar potensi kekuatan saya.

2. Caretaker


Sepertinya kalau ini bener-bener tidak cocok dengan saya, saya tidak ada bakat untuk merawat seseorang atau bekerja sebagai perawat atau dokter. Tapi jika di atas di katakan dapat merasakan perasaan orang lain mungkin bisa jadi benar, saya bisa merasakan perasaan seseorang saat gembira atau sedih bahkan tidak jarang saya ikut terbawa emosi jika seseorang sedang sedih.

3. Communicator


Sebenarnya saya bukan seseorang yang pandai berkomunikasi dengan baik, karena untuk memulai pembicaraan dengan seseorang, saya harus lebih mengenal orang tersebut, apabila sudah mengenal barulah saya bisa berkomunikasi dengan baik. Profesi saya sebelum menikah adalah guru, mungkin saya lebih bisa berkomunikasi dengan murid dibandingkan dengan teman sejawat atau lebih tua dari saya, makanya saya sering di juluki sebagai seseorang yang 'pendiam', tidak banyak bicara.. hehee..

4. Motivator 


Untuk point ini, saya memang sangat senang untuk memotivasi seseorang, terutama murid saya saat saya mengajar dulu atau adik-adik sepupu yang sedang menghadapi ujian atau sedang menyelesaikan skripsinya, karena saya senang untuk membuat mereka bisa bersemangat mengerjakan sesuatu atau ada tujuan yang ingin di raih, saat mereka berhasil, saya jadi ikut merasakan kebahagiaan yang mereka peroleh.

5.Treasury

      

Sejak saya lulus kuliah, saya mulai berjualan online, jadi mau tidak mau saya harus mencatat semua pengeluaran dan pendapatan yang di peroleh tiap bulannya, dan saya menulisnya dengan rutin dan detail, tujuannya agar saya tidak lupa dan bisa dilihat apabila saya membutuhkan pembukuan tersebut.

6. Visionary



Lebih tepatnya saya suka berkhayal tentang masa depan hehe.. saya terkadang menyusun nanti ke depan saya pengen ini dan pengen itu, dan beberapa pernah terwujud dan beberapa belum juga terwujud. heheehe.. 😂

Potensi Kelemahan saya :

1. Ambassador


2. Commander 


3. Creator


4. Evaluator

5. Journalist


6. Producer


7. Safekeeper


Untuk potensi kelemahan, secara garis besar memang saya tidak ada kemampuan di bidang-bidang di atas. tapi mungkin kalaupun saya mendalaminya mungkin bisa saja, karena menurut saya kemampuan seseorang itu bisa diasah apabila di tekuni dengan baik, tetapi untuk saat ini mungkin saya belum memiliki kemampuan untuk mengasah point-point kelemahan tsb.

KUADRAN AKTIVITAS

Buatlah kuadran aktivitas anda, boleh lebih dari 1 aktivitas di setiap kuadran
Kuadran 1 : Aktivitas yang anda SUKA dan anda BISA

Kuadran 2 : Aktivitas yang anda SUKA tetapi andaTIDAK BISA
Kuadran 3 : Aktivitas yang anda TIDAK SUKA tetapi anda BISA
Kuadran 4: Aktivitas yang anda TIDAK SUKA dan anda TIDAK BISA

Mungkin itu saja kuadran yang bisa saya buat, sebenarnya untuk yang di Kuadran 2 Hingga 4, kalau saya tekuni mungkin bisa saya kerjakan atau saya kuasai, Bismillah, mudah-mudahan saya bisa melakukan ke empat kuadran itu. 

Keep Fighting Bunda.. 😉

Saturday, September 8, 2018

BELAJAR MENJADI MANAGER KELUARGA HANDAL NHW #6


Sejatinya semua ibu adalah Bekerja, Baik itu Ibu yang Bekerja di ranah Domestik maupun Ibu yang bekerja di Ranah publik, keduanya wajib profesional menjalankan aktivitas di kedua ranah tersebut.

Pada materi ke 6 ini, kami diingatkan kembali sebenarnya apa motivasi kami memilih peran yang kami pilih saat ini. Apakah masih Asal Kerja yang hanya untuk  menggugurkan kewajiban atau didasari sebuah Kompetisi Sehingga selalu ingin bersaing dengan keluarga lain atau Karena Panggilan Hati sehingga kita merasa ini bagian dari peran kita sebagai khalifah. 

Pernyataan tersebut membuat saya introspeksi diri ini, apakah saya mengerjakan semua urusan Rumah Tangga ini benar-benar ikhlas karena panggilan hati sebagai Istri dan Ibu dari keluarga kecil saya? Karena nyatanya saya masih sering meminta bantuan suami untuk membantu menyelesaikannya atau membagi tugas rumah tangga dengan suami saat weekend.

Peran ibu sejatinya adalah seorang manager Keluarga, Jadi saya harus menanamkan di pikiran bahwa 'Saya Manager Keluarga' Setelah itu bersikap dan berpikirlah selayaknya Seorang Manager. Namun semua Ibu pasti akan mengalami kompleksitas tantangan, baik dirumah ataupun di tempat kerja. Maka ada beberapa hal yang perlu kita praktekkan yaitu :

  1. PUT FIRST THINGS FIRST : Letakkan sesuatu yang utama menjadi yang pertama. 
  2. ONE BITE AT A TIME : Lakukan setahap demi setahap, lakukan Sekarang, Pantang menunda dan menumpuk pekerjaan. 
  3. DELEGATING : Delegasikan tugas, yang bisa didelegasikan entah itu ke anak yang lebih besar, atau ke Asisten Rumah Tangga. 

"Belajar Menjadi Manager Keluarga Handal" inilah tugas yang diberikan kepada kami kali ini. Mengapa menjadi manager keluarga yang handal? Karena hal ini akan mempermudah kami untuk menemukan peran hidup kami dan semoga mempermudah kami mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.

Ada hal-hal yang kadang mengganggu proses kita menemukan peran hidup yaitu RUTINITAS. Menjalankan pekerjaan rutin yang tidak pernah ada habisnya membuat kita merasa sibuk, sehingga seolah tidak ada waktu lagi untuk proses menemukan diri, Meningkatkan kompetensi diri, sehingga tercapailah sebuah peran.

Maka ikutilah Tahapan-tahapan ini :

Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting dan 3 aktivitas yang paling tidak penting.

Aktivitas yang Penting 

  1. Beribadah
  2. Mengasuh dan Mendidik Anak 
  3. Berjualan Online

Aktivitas yang tidak penting
  1. Menonton Youtube / Menonton Drama Korea 
  2. Melihat-lihat Sosial Media (Fb, Instagram)
  3. Melihat-lihat Marketplace (Online Window shopping) 

Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana? 

Aktivitas yang Penting. Saya lebih banyak menghabiskan waktu bersama anak, saat anak tertidur saya gunakan untuk upload produk terbaru untuk online shop saya. Tetapi sesekali saya membuang waktu hanya untuk melihat-lihat sosial media. Sedangkan Semenjak saya bergabung dengan Ibu Profesional, saya jadi tidak punya waktu untuk menonton drama korea karena dateline tugas NHW di tiap minggunya, membuat saya harus konsentrasi mengerjakannya... hehee.. 

Jadikan 3 Aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, Tengok NHW Sebelumnya agar selaras. 

Beribadah 
  • Sholat wajib tepat waktu 
  • Sholat dhuha tiap hari minimal 4 rakaat
  • Mengajarkan Anak Mengaji
  • Membaca Al-qur'an Sehabis sholat Magrib

Mengasuh dan Mendidik Anak 
  • Membuat kurikulum Pendidikan Anak
  • Rutin Membacakan buku untuk anak
  • Mendampingi anak belajar Menulis, Mewarnai dll. 
  • Menemani anak saat bermain. 

Berjualan Online
  • Belajar tentang Marketing
  • Belajar pencatatan keuangan yang baik
  • Belajar Mengedit Foto agar tampak menarik
  • Merekap pendapatan tiap bulan.

Kumpulkan aktivitas Rutin menjadi satu waktu, berikan "Kandang Waktu" dan Patuhi Cut off time. 

Sejak Lebaran yang lalu, saya tinggal di rumah ibu saya dan LDM dengan suami karena saya sedang mengandung dan berencana melahirkan dirumah orangtua saya, Sedangkan aktivitas rutin dirumah orang tua saya sudah ada Asisten Rumah Tangga yang mengerjakannya, Jadi selama di rumah orang tua, saya hanya membersamai anak saja, Sehingga pengumpulan aktivitas rutin menjadi satu waktu ini saya tentukan berdasarkan saat saya tinggal bersama suami, dan akan saya gunakan kembali saat saya kembali lagi kerumah bersama suami setelah lahiran nanti , Tetapi mungkin akan ada sedikit perubahan saat anak kedua saya lahir. 

Berdasarkan saat saya tinggal di rumah bersama suami, waktu melakukan pekerjaan rumah tangga seperti masak mencuci dan bersih-bersih rumah saat jam 05.00 - 07.00, Jadwal ini harus saya patuhi jika tidak ingin ada yang tertunda di siang hari dan pada saat anak tidur siang saya bisa mengerjakan pekerjaan lainnya seperti melihat orderan olshop saya atau sekedar upload produk baru. 


Setelah tahap di atas selesai anda tentukan, Buatlah jadwal harian yang paling mudah anda kerjakan. 

inilah Jadwal yang saya susun. Silahkan klik untuk memperbesar gambar. 



Aktivitas dinamis biasanya saya gunakan untuk mengobrol dengan suami, Melihat anak bermain bersama Abinya hingga anak tidur pukul 21.00 - 22.00. Jika saya belum mengantuk biasanya saya gunakan untuk mengupload / cek olshop atau sekedar menonton film /drama korea, Karena untuk saya itulah hiburan saat di rumah. hehe.. 😂

Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik? kalau tidak segera revisi, kalau baik, lanjutkan sampai dengan 3 bulan.

Insya Allah semoga tetap istiqomah. 


Wassalam.


SEBUAH CATATAN TENTANG "AKU"

Assalamualaikum Aku..?? Apakah kamu baik2 saja?? Apa kabar harimu?  Bagaimana hatimu saat ini?? Senangkah?? atau hatimu sedang tak...