Saturday, June 22, 2019

MELATIH KECERDASAN ANAK GAME LEVEL 3 HARI KE 10 BUNDA SAYANG



Alhamdulillah, datang juga hari ini, hari dimana kakak akan mengikuti lomba mewarnai tingkat PAUD/TK dan SD. Walaupun kakak belum sekolah, kakak boleh mengikuti lomba ini.

Kakak yang mewarnai Bunda nya yang mulai dag dig dug menanti hari H.

Kenapa sih Bundanya Dag dig dug, padahal yang ikut mewarnai kakak ?

Kakak Arli yang setiap hari mau apa pun dengan Bunda, ia tidak pernah lepas dari pandangan Bunda, dan belum pernah mengikuti lomba mewarnai, selain itu kakak terkadang jika ada yang salah atau keluar garis ia akan merasa kesal dan ingin ganti kertas baru. Naahh.. Gimana ga buat Bunda Jadi Dag dig Dug, banyak yang Bunda khawatirkan terjadi saat berlangsungnya mewarnai tersebut.

seminggu sebelum hari H bunda sudah mempersiapkan Crayon dan Kuas untuk menyapu serpihan crayon. Mulai di sounding kalau kakak akan mengikuti lomba mewarnai dan kakak pun menyetujuinya.

Saat Hari H tiba, kakak dari pagi sudah main dengan temannya, tidak ingat dan belum bunda ingatkan kalau hari ini akan mewarnai karena bunda masih mbersamai Ade, akhirnya saat dzuhur kakak pulang kerumah, langsung bunda tanya "Kak, jadi ikut mewarnai ga?" kakak pun menjawab "Jadi Bunda, tapi, tapi, kakaknya cape abis main, boleh tidur dulu?" bunda pun menjawab "ga bisa tidur kak, sekarang kita harus makan siang dulu, terus kita berangkat". "Tapi kakak Ngantuk bunda" jawab kakak. nanti di "perjalanan boleh tidur dulu kak" Jawab Bunda. Akhirnya kakak pun mau makan siang dan berganti pakaian.


Saat tiba di lokasi, sudah banyak yang datang, dan banyak juga anak-anak yang usianya sebaya dengan kakak, di sana kakak mulai masuk ke dunianya, mulai melihat sekitar dan yang bunda liat tidak ada rasa malu berada di tempat baru tersebut. Walaupun tidak ada teman, kakak bermain sendiri dan terlihat menikmatinya. Waah Bundanya Amaze donk yaaa.. kaakak yang setiap hari selalu dengan bundanya, ia mulai menikmati dunianya.

Saat Acara mewarnai di mulai, memang banyak sekali anak yang sangat berbakat dalam mewarnai, mungkin kalau dilihat, Arli seperti tidak tau apa-apa tentang mewarnai, karena memang hasil mereka pun bagus semua dan tidak jarang pesertanya berasal dari salah satu kursus seni yang bisa di katakan untuk kalangan menengah ke atas. Tetapi kakak tidak memperdulikan itu, yang ia tahu kalau ia akan mewarnai gambar titik heheehe.. 😁.

Saat acara berlangsung, semua orang tua peserta tidak boleh menemani anaknya atau mendekati anak-anak mereka, semua orang tua di wajibkan keluar dari area mewarnai, dan apabila terlihat membantu mengarahkan anaknya, akan di diskualifikasi. Jadi Bunda pun menjauh dari area, tetapi masih dalam pandangan kakak. Alhamdulillah, kakak tidak merasa takut atau gelisah saat bundanya jauh darinya, ia tetap santai mewarnai hingga ia menyelesaikan lembar mewarnai tersebut.

Alhamdulillah, misi dari Fampro yang telah kami susun terlaksana juga, Kakak mulai bisa menempatkan dirinya di lingkungan sosial dan ia pun berani untuk tidak dekat dengan bundanya. Alhamdulillah Misi Berhasil.

Saat pengumuman pemenang tiba, kakak melihat semua yang menang dalam lomba mewarnai ini, ia tau kalau ia tidak mendapakan juara, tetapi kakak terlihat santai dan hanya mengatakan "Bunda, itu yang menang? jadi yang juara dapat hadiah? dan pertanyaan yang lainnya, tetapi ia tetap semangat dan apabila ada lagi event mewarnai seperti ini ia ingin mengikutinya lagi. Siapp Bunda selalu dukung minat kakak apapun itu selama itu positif, Semangatt Kakak, Munculkan jiwa seni mu lewat warna. 😉






hari10
#gamelevel3
#tantangan10hari 
#myfamilymyteam 
#kuliahbundasayang @institut.ibu.profesional





Friday, June 21, 2019

FAMILY PROJECT 2 MELATIH KECERDASAN ANAK GAME LEVEL 3 HARI KE 9 BUNDA SAYANG





Beberapa hari yang lalu Bunda sudah mendaftarkan kakak untuk mengikuti lomba mewarnai, dan kakak pun setuju untuk ikut lomba mewarnai karena kakak belum pernah sama sekali mengikuti lomba mewarnai.

Sebelum waktunya tiba bunda mempersiapkan semua keperluan kakak untuk mewarnai dan mulai menyusun family project.

TEMA : Aku Berani ikut Lomba Mewarnai 

Pimpro : Bunda

Penaggung jawab : Abi 

Pelaksana : Kakak Arli ( 4 tahun 9 bulan)

Gagasan 

1. Berani mewarnai di depan orang Banyak
2. Belajar Berani tanpa Bunda 
3. Belajar Bersosialisasi dengan teman sebaya

Pelaksanaan : Sabtu 22 Juni 2019

Alasan Bunda mendaftarkan kakak untuk mengikuti lomba mewarnai adalah untuk melihat kemampuan orang lain sebagai tolak ukur ia dalam mewarnai, apakah hasil mewarnai kakak sudah rapi dan indah atau masih banyak kekurangan. Jadi dengan mengikuti Lomba mewarnai ini, tujuan Bunda bukan untuk menang dan menjadi juara, tetapi untuk melatih keberanian kakak saat berada di depan umum tanpa di temani oleh Bunda, karena selama ini kakak tidak bisa lepas dari Bundanya.

Bismillah ya kak, Semangatt kakak Arli, Kakak Arli BISA.

#hari9
#gamelevel3
#tantangan10hari 
#myfamilymyteam 
#kuliahbundasayang @institut.ibu.profesional






Thursday, June 20, 2019

MELATIH KECERDASAN ANAK GAME LEVEL 3 HARI KE 8 BUNDA SAYANG




Alhamdulillah Tak terasa sudah masuk hari ke 8, tapi Bunda kurang bersemangat karena kakak Arli tidak bersemangat seperti biasanya, ia mengantuk sehingga ia pun mengatakan kalau ia sulit fokus 😂.

Awalnya Bunda mengulang materi kemarin yaitu 'Ja - Ha', tetapi apa karena mengantuk kakak sulit sekali mengucapkan huruf 'Ja' tersebut. Sehingga bunda meminta kakak mengulang ke halaman sebelumnya yaitu huruf 'Ja' saja. Baru saja mengulang satu kali, kakak sudah tak sanggup lagi untuk membaca Iqro sehingga bunda pun dengan terpaksa menyudahi membaca iqro malam ini, dan tak lama kemudian kakak mulai tertidur masih dengan menggunakan sarung.

Jadi hari ini bisa dikatakan kakak hanya sekilas membaca iqronya dikarenakan kakak sudah mengantuk 😂, Mudah-mudahan besok semangat kak yaaa.. supaya bisa membaca 'Ja bersaudara' lagi. 😁




#hari8
#gamelevel3
#tantangan10hari 
#myfamilymyteam 
#kuliahbundasayang @institut.ibu.profesional

Wednesday, June 19, 2019

MELATIH KECERDASAN ANAK GAME LEVEL 3 HARI KE 7 BUNDA SAYANG





Waaah.. Tak terasa yaa, sudah masuk hari ke 7 Para Bunda Pembelajar Mendampingi Buah hatinya dalam Melatih kecerdasan anak. Sebenarnya Fokus melatih Satu kecerdasan Anak dalam Tantangan 10 hari ini di perbolehkan, Tetapi memang terkesan membosankan, karena mungkin Kegiatannya itu-itu saja. Bunda Arli ini memang kurang kreatif dalam menciptakan ide-ide menarik untuk mengajak anak bermain yang menyenangkan, di tambah ada Ade Azka yang masih sangat membutuhkan Bunda saat ini, tetapi semoga dengan konsentrasi di satu macam kecerdasan membuat kakak Arli bisa terbiasa dengan rutinitas mengaji setiap ba'da sholat magrib.

Hari ini kakak kurang bersemangat untuk belajar membaca Iqro, karena tadi ia sangat asyik bermain dengan mainannya. Beberapa kali bunda mengajaknya untuk mengaji, kakak hanya menjawab "iya bunda mau ngaji tapi ntar dulu". Hufft sampai Bunda mulai Capek mengajaknya. Setelah beberapa kali bunda mengajak kakak untuk mengaji barulah kakak memakai sarungnya dan mengambil iqronya.

Hari ini kakak mengaji sudah sampai Bagian Ja - ha', tetapi mengulang dulu sekali bagian 'ja' untuk mengingat kembali pelajaran kemarin baru lah loncat ke 'Ja - Ha'.

entah kenapa malam ini kakak sulit membedakan cara membaca Jim yang di beri fathah dengan yang tidak di beri fathah, mungkin ia sedang tidak bersemangat untuk mengaji, padahal kemarin sudah hapal dan membacanya lantang sekali.
Bunda berpikir keras, bagaimana caranya agar lebih menarik dan semangat kakak bangkit lagi. Akhirnya Bunda pun bilang kalau Jim itu memiliki saudara tetapi tidak mirip atau berbeda-beda, dan mulailah mengeluarkan flash Card 'Ha - Kho.

Mendengar kata saudara, semangat kakak pun mulai bangkit, Jadi Bunda kali ini hanya mengajarkan 'Jim Bersaudara' kepada Kakak Arli. heheehe.. Mulai dari Jim - Ha -Kho, dan menjelaskan apabila ketiga bersaudara itu di beri fathah bagaimana bunyinya.

Perlahan tapi Pasti, insya Allah bisa karena terbiasa, Besok kita mulai membaca 'Jim bersaudara' ya kak. 😅



#hari7
#gamelevel3
#tantangan10hari 
#myfamilymyteam 
#kuliahbundasayang @institut.ibu.profesional


Tuesday, June 18, 2019

MELATIH KECERDASAN ANAK GAME LEVEL 3 HARI KE 6 BUNDA SAYANG





Assalamualaikum Bunda semua, semoga Bunda semakin Semangat mendampingi Buah hati kita menjadi anak sholeh dan sholehah. Aamiin.

Magrib tadi, Alhamdulillah kakak Arli masih semangat belajar membaca Iqro, Walaupun tadi ia tidak ikut sholat magrib, karena bunda meminta kakak untuk menemani ade yang baru saja bangun dari tidurnya. Setelah bunda selesai sholat, langsung bunda ajak kakak untuk mengaji, Alhamdulillah kakak tidak menolak, langsung bergegas mengambil sarungnya, dan mulai membaca Ta'awud terlebih dahulu.
Malam ini kakak Mengaji bagian huruf Ja, Bunda mulai memberitahu Huruf jim yang di beri fathah berarti di baca Ja, sedangkan kalau tidak ada fathah berarti dibaca Jim, Dan Alhamdulillah kakak mulai bisa membedakan.

Malam tadi kakak membaca sangat lantang, sepertinya kali ini ia sangat bersemangat membaca iqro, dan bunda pun senang, akhirnya untuk besok kakak di bolehkan pindah ke halaman selanjutnya. Alhamdulillah.

Pada malam harinya menjelang tidur seperti biasa bunda mengajak kakak untuk berdo'a terlebih dahulu, dan Alhamdulillah ayat kursi sedikit demi sedikit mulai hafal.

Barakallah ya nak, Semoga makin besar makin sholeh ya kak. Aamiin.

hari6
#gamelevel3
#tantangan10hari 
#myfamilymyteam 
#kuliahbundasayang @institut.ibu.profesional

Monday, June 17, 2019

MELATIH KECERDASAN ANAK GAME LEVEL 3 HARI KE 5 BUNDA SAYANG




Alhamdulillah... Malam ini kakak sangat antusias menyambut magrib karena mau belajar membaca iqro lagi bersama Bunda. "kak, udah magrib ayoo matiin TV nya kita sholat habis itu ngaji" Ajak Bunda kepada kakak Arli. Dan dengan lantang iya menjawab "iya Bunda" dan kakak pun langsung matikan TV dan masuk kamar.

Setelah Sholat, kakak langsung duduk dan membuka iqro nya, karena kemarin masih baru mulai bagian Ba - Ta - Tsa, jadi malam ini pun kami mengulang kembali bacaan tersebut karena kakak belum begitu lancar.

Selesai membaca dan di ulang 2x, akhirnya Bunda mengambil Flash Card Hijaiyah, Bunda mengambil Huruf Alif, Ba, Ta, dan Tsa, sama seperti kakak mengaji iqro malam ini. Malam ini Bunda mengajarkan garis pendek yang ada di atas dan memberitahu kalau itu dinamakan "Fathah". Alhamdulillah setelah di jelaskan perbedaan membaca huruf hijaiyah apabila di beri fathah atau tidak akhirnya kakak bisa membedakannya antara Alif dan A.

Pada malam harinya, Alhamdulillah rutinitas membaca Ayat kursi, 3 kul, dan do'a sebelum tidur terlaksana dengan baik, sepertinya kakak mulai terbiasa dengan rutinitas membaca do'a sebelum beranjak tidur, dan Bonusnya Ade azka pun mendengarkannya dan semoga Ade pun terbiasa dengan membaca do'a sebelum tidur.






hari5
#gamelevel3
#tantangan10hari 
#myfamilymyteam 
#kuliahbundasayang @institut.ibu.profesional


Sunday, June 16, 2019

MELATIH KECERDASAN ANAK GAME LEVEL 3 HARI KE 4 BUNDA SAYANG




Haii Bunda, Alhamdulillah hari ini hari ke 3 kakak Arli belajar membaca Iqro. Setelah melaksanakan sholat magrib berjama'ah, kakak mulai membaca iqro bagian Ba - Ta, karena kemarin baru saja pindah ke bagian Ba-Ta, jadi kami pun mengulang kembali bagian tersebut, Alhamdulillah kakak sudah mulai tidak keliru lagi antara huruf Ba - Ta, hingga 2x mengulang pun sudah bisa lancar membacanya dan Akhirnya kakak mulai lanjut ke halaman berikutnya yaitu Ba-Ta-Tsa, tapi hanya perkenalan dan sekali membaca dan kakak pun sudah ingin menyudahi ngajinya, terlihat sekali kakak hari ini kurang bersemangat dibandingkan hari sebelumnya. Akhirnya dengan berat hati bunda pun mengizinkan untuk mengakhiri membaca iqro kami hari ini. "besok kita ulang lagi ya kak?", dan kakak pun mengangguk tanda setuju.

Pada malam harinya, Alhamdulillah, kakak mulai bersemamgat untuk membaca Ayat kursi, 3 kul dan membaca do'a sebelum tidur, Bunda sengaja mengajaknya untuk membaca sebelum kakak benar-benar mengantuk, jadi lebih semangat dalam membacanya.

Barakallah yaa Nak, Alhamdulillah kakak sudah mau membiasakan untuk Belajar membaca Iqro, Saat ini Bunda hanya ingin mengajarkan pembiasaan terlebih dahulu, agar kakak Arli saat beranjak besar sudah terbiasa dengan kebiasaan ini semua. Aamiin






#hari4
#gamelevel3
#tantangan10hari 
#myfamilymyteam 
#kuliahbundasayang @institut.ibu.profesional


Saturday, June 15, 2019

MELATIH KECERDASAN ANAK GAME LEVEL 3 HARI KE 3 BUNDA SAYANG



Alhamdulillah.. hari kedua kakak belajar membaca Iqro, seperti biasa kami memulainya dengan sholat berjama'ah terlebih dahulu, kemudian setelah kami selesai sholat, kakak langsung mengambil juz amma nya untuk belajar membaca iqro. "Yukk Bunda kita ngaji" ajak kakak Arli bersemangat. Akhirnya kami pun langsung memulai belajar membaca iqro di awali dengan membaca Ta'awudd terlebih dahulu.

Karena kakak sudah lancar di halaman pertama ( A - Ba), maka Abi pun mulai memberi izin untuk pindah ke halaman selanjutnya yaitu Ba - Ta, Untuk pertama kali membaca, kakak masih keliru antara Ba dan Ta, tapi setelah mengulang sekali Alhamdulillah kakak muali bisa membedakan antara Ba dan Ta.

Saat kakak selesai makan malam, kakak minum obat karena memang kakak terkena Pilek, sehingga baru pukul 9 malam, kakak sudah mengantuk dan tidak sempat lagi membaca do'a yang sudah di rencanakan di project kemarin, ya sudahlah semoga besok kakak mau membaca do'a - do'a sebelum tidur.






hari3
#gamelevel3
#tantangan10hari 
#myfamilymyteam 
#kuliahbundasayang @institut.ibu.profesional

Friday, June 14, 2019

MELATIH KECERDASAN ANAK GAME LEVEL 3 HARI KE 2 BUNDA SAYANG



Bismillah, hari ini hari pertama kami mulai melaksanakan Project yang sudah kami buat di hari sebelumnya. Baca Family Project

Setelah kakak menyetujui rencana yang sudah kami susun, akhirnya tiba lah hari ini kita mempraktekkan point-point yang sudah kami sepakati.
Saat mendengar adzan Magrib Bunda langsung ambil wudhu, sambil mengajak kakak Arli untuk wudhu dan mengajaknya sholat, setelah sholat baru lah kami ambil juz amma dan mulai membaca Iqro.

Untuk halaman pertama membaca A - Ba sebelumnya kakak sudah pernah membacanya jadi tidak ada kendala dalam membaca huruf A - Ba. Bunda mengajarkannya Dengan metode Mengulang, pertama kakak membaca dari baris pertama hingga terakhir, kemudian kakak mengulang sebanyak 2x dengan membaca ulang dari baris pertama hingga terakhir. Tujuannya agar kakak mudah mengingat dan tidak keliru atau pun tertukar.

Untuk membaca huruf A - Ba ini Alhamdulillah tidak ada kendala, kakak bisa membacanya tanpa ada yang keliru atau tertukar, Alhamdulillah.

Pada saat malam hari menjelang tidur, Bunda mulai membiasakan kakak untuk tidak tidur larut malam, karena kakak akan mulai sekolah bulan juli nanti, agar nantinya tidak sulit untuk di bangunkan saat pagi hari. Akhirnya setelah selesai rutinitas sebelum tidur seperti gosok gigi, pipis dan cuci tangan dan kaki serta mengganti pakaian, kami langsung ke tempat tidur, naah di sinilah bunda mengajak kakak Arli untuk membaca Ayat kursi, kemudian 3 kul dan di akhiri dengan membaca do'a tidur.  Di awali dengan Bunda yang membaca, sambil meminta kakak untuk ikut mengucapkan, awalnya kakak malas-malasan karena mungkin sudah capek ingin istirahat, tapi dengan nada tidak bersemangat kakak mulai mengikuti apa yang bunda ucapkan. Untuk 3 kul Alhamdulillah kakak sudah hapal jadi kakak bisa mengucapkannya tanpa di pandu oleh Bunda, kemudian di lanjut dengan membaca do'a sebelum tidur.
Alhamdulillah hari pertama kakak bisa melewati semuanya, semoga kakak menjalaninya dengan ikhlas ya kak, Insya Allah ini akan menjadi bekal kakak Arli saat besar nanti. Aamiin.



#hari2
#gamelevel3
#tantangan10hari 
#myfamilymyteam 
#kuliahbundasayang @institut.ibu.profesional

Thursday, June 13, 2019

FAMILY PROJECT MELATIH KECERDASAN ANAK GAME LEVEL 3 HARI KE 1 BUNDA SAYANG



Alhamdulillah...Naik ke level 3, walaupun Bunda masih kurang on fire karena habis libur Ramadhan dan lebaran, Duuh Ayoo Semangatt donk Bunda, Yuk kita Move on ke Game level 3 dengan Tema "Pentingnya Meningkatkan Kecerdasan Anak Demi Kebahagiaan Hidup". Yuuk..kita baca Materinya di sini.

Setelah membaca Materinya yang Bergizi banget, Bunda Langsung semangat, dan mulai memikirkan kecerdasan apa yang ingin di tingkatkan untuk kakak Arli. Mulailah ajak pak Suami untuk berdiskusi, menjelaskan semua materinya, dan akhirnya kami memilih untuk melatih Kecerdasan Spiritual.

Mengapa kami memilih Kecerdasan Spiritual? Dari usia Kakak 2 tahun, Bunda sudah mengajarkan Huruf alfabet, Hijaiyah dan angka. Tetapi kakak Arli lebih cepat hapal Alfabet di bandingkan Hijaiyah, usia 2,5 tahun kakak sudah hapal A-Z, Mungkin memang salah Bundanya, yang lebih fokus mengenalkan Alfabet di bandingkan Huruf hijaiyah, jadi minat kakak Arli lebih suka menghapal Alfabet dibanding Huruf hijaiyah. Saat sepupunya yang 2 tahun di atas kakak Arli sudah belajar iqro karena sudah masuk Sekolah, Kakak Arli di ajak untuk belajar Iqro juga tetapi belum minat. Sehingga Bunda berkeinginan untuk memunculkan minat kakak belajar membaca Iqro agar saat masuk Sekolah setidaknya sudah tahu beberapa huruf hijaiyah.

Selain itu, kalau kakak mau tidur saat malam hari, saat bunda mengajak untuk membaca do'a sebelum tidur, kakak hanya sekedar mendengar yang di baca bunda, tapi tidak mau mengucapkan sendiri, padahal saat usianya 2-3 tahun mau ikut mengucap,  jadi bunda ingin melatih kakak untuk membiasakan membaca do'a sebelum tidur, Ayat Kursi dan surat 3 kul agar mau ikut mengucapkan do'a tersebut.
dan Beginilah Family Project dari keluarga kami untuk kakak Arli.

TEMA : Membaca Iqro itu MUDAH

Pimpro : Bunda Arli

Penanggung jawab : Abi Arli

Pelaksana : Kakak Arli 4 tahun 9 bulan

Gagasan 
1. Belajar Membaca Iqro setelah sholat magrib
2. Membaca do'a Sebelum dan Sesudah Bangun tidur
3. Membaca 3 kul (surat An nass, surat Al falaq dan surat Al ikhlas)
4. Belajar Sabar  

Pelaksanaan : Mulai tanggal 14 Juni 2019

Family Project ini sudah di lakukan Family forum dengan Pak suami dan Kakak Arli sebagai pelaksana, dan kakak Arli pun menyetujuinya.

Bismillah yaa kak, tetap dengan semangat kita, "KAKAK ARLI BISA". 


#hari1
#gamelevel3
#tantangan10hari
#myfamilymyteam
#kuliahbundasayang @institut.ibu.profesional



PENTINGNYA MENINGKATKAN KECERDASAN ANAK DEMI KEBAHAGIAAN HIDUP




Dalam kehidupan ini ada dua kata yang selalu diinginkan manusia dalam hidup yaitu 
SUKSES dan BAHAGIA



Makna SUKSES

Menurut D. Paul Reily dalam bukunya Succes is Simple mendefinisikan sukses sebagai pencapaian yang berangsur-angsur meningkat terhadap suatu tujuan dan cita-cita yang berharga
Sedangkan menurut Lela Swell dalam bukunya Success mengemukakan pendapatnya bahwa sukses adalah  peristiwa atau pengalaman yang kita akan mengingatnya sebagai pemuasan diri.

Makna BAHAGIA

Menurut Prof. Martin Selligman dalam bukunya Authentic Happiness mendefinisikan kebahagiaan hidup dalam tiga kategori :

A. Hidup yang penuh kesenangan (Pleasant Life)

Hidup yg penuh kesenangan, ialah kondisi kehidupan dimana pencarian kesenangan hidup, kepuasan nafsu, keinginan dan berbagai bentuk kesenangan lain nya, menjadi tujuan hidup manusia
Kebahagiaan jenis ini lebih bersifat material.

B. Hidup nyaman (Good Life)

Hidup yg nyaman, ialah kehidupan, dimana segala keperluan kehidupan manusia secara jasmani, rohani dan sosial telah terpenuhi.. Hidup yg aman, tentram, damai. Kebahagiaan jenis ini lebih bersifat mental

C. Hidup Bermakna  Meaningful Life)

Hidup yang bermakna, lebih tinggi lagi dari tingkat kehidupan yang nyaman, selain segala keperluan hidupnya telah terpenuhi, ia menjalani hidup ini dengan penuh pemahaman tentang makna dan tujuan kehidupan. Selain untuk diri dan keluarga nya, ia juga memberikan kebaikan bagi orang lain dan lingkungan sekitar. Rasa kebahagiaan yg timbul ketika banyak orang lain mendapatkan kebahagiaan karena usaha kita, pleasure in giving, kebahagiaan dalam berbagi. Kebahagiaan jenis ini lebih bersifat spiritual.

Untuk mencapai kategori hidup SUKSES dan BAHAGIA kita perlu memiliki berbagai macam kecerdasan hidup.

KECERDASAN
Para ahli berpendapat untuk tidak membicarakan atau memberikan batasan yang jelas tentang kecerdasan. Karena kecerdasan itu merupakan status mental yang tidak memerlukan definisi.Para ahli lebih memusatkan perhatian pada perilaku kecerdasan seperti kemampuan memahami dan menyelesaikan masalah dengan cepat, kemampuan mengingat dan daya kreativitas serta imajinasi yang terus berkembang.

MACAM-MACAM KECERDASAN

A. Kecerdasan Intelektual (Intellectual Quotient)

Adalah  kemampuan untuk menalar, perencanaan sesuatu, kemampuan memecahkan masalah, belajar memahami gagasan, berfikir, penggunaan bahasa dan lainnya.
Howard Gardner pakar psikologi perkembangan, menjelaskan ada sembilan macam kecerdasan manusia. Kecerdasan tersebut meliputi kecerdasan bahasa (linguistic), musik (musical), logika-matematika (logical-mathematical), spasial (spatial), kinestetis-tubuh (bodily-kinesthetic), intrapersonal (intrapersonal), interpersonal (interpersonal), naturalis (naturalits) dan eksistensial (existensial)
 

B. Kecerdasan Emosional (Emotional Intelleigence)

kemampuan untuk mengenali perasaan kita sendiri dan perasaan orang lain, memotivasi diri sendiri, mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan dalam hubungannya dengan orang lain.
Komponen-komponen dasar kecerdasan emosional adalah :
1.  Kemampuan Mengenali Emosi diri sendiri (kesadaran diri).
2.  Kemampuan Mengelola Emosi.
3.  Kemampuan Memotivasi Diri Sendiri (Motivasi).
4.  Kemampuan Mengenali Emosi Orang lain (Empati).
5.  Membina Hubungan Dengan Orang Lain (Ketrampilan sosial).
 

C. Kecerdasan Spiritual ( Spiritual Intelligence)
Kemampuan untuk mengenal Allah  dan memahami posisinya sebagai hamba Allah. Inilah yang disebut dalam agama sebagai fitrah keimanan.
Secara ilmiah Kecerdasan Spiritual pertama kali dicetuskan oleh Donah Zohar dari Harvard University dan Ian Marshall dari Oxford University, yang diperoleh berdasarkan penelitian ilmiah yang sangat komprehensif.  Pada tahun 1977. Seorang Ahli Syaraf, V.S Ramachandran bersama timnya menemukan keberadaan God Spot dalam jaringan otak manusia dan ini adalah pusat spiritual ( spiriitual center) yang terletak diantara jaringan syaraf dan otak.
Dari spiritual center ini menghasilkan suara hati yang memiliki kekmampuan lebih dalam menilai suatu kebenaran bila dibandingkan dengan panca indra.
Ada Tiga prinsip dalam kecerdasan Spiritual yaitu :
1. Prinsip Kebenaran
2. Prinsip keadilan
3. Prinsip kebaikan

 

D. Kecerdasan Menghadapi Tantangan  (Adversity Intelligence)
Kemampuan untuk mengubah hambatan menjadi peluang.
Ada tiga tipe  menurut Stoltz yaitu :
1.  Quitters adalah kemampuan seseorang yang memilih untuk keluar, menghindari kewajiban, mundur dan berhenti bila menghadapi kesulitan.
2. Campers adalah kemampuan seseorang yang pernah mencoba menyelesaikan suatu kesulitan, atau sedikit berani menghadapi tantangan, tatapi tidak berani menghadapi resiko secara tuntas.
3. Climbers adalah sebutan untuk orang yang seumur hidup selalu menghadapi kesulitan sebagai suatu tantangan dan terus berusaha untuk menyelesaikan hambatan tersebut hingga mencapai suatu keberhasilan.
 

Kecerdasan Intelektual : Membuat anak pandai, sehingga bisa menjadi sarana meraih kebahagiaan hidup yang penuh kesenangan (pleasant life). Seperti masuk universitas ternama, mendapat pekerjaan dan jabatan yang tinggi. Memiliki rumah, mobil dan kesenangan materi yang lain.
Kecerdasan Emosional : membuat anak bisa mengenali dan mengendalikan emosi diri serta emosi orang lain. Kecerdasan ini sangat diperlukan agar seseorang bisa mencapai taraf kebahagiaan di ranah nyaman ( good life), karena kebutuhan jasmani, rohani dan spiritualnya terpenuhi.
Kecerdasan Spiritual : membuat hidup penuh arti, anak akan mampu memberi makna pada kehidupan, dan paham apa misi Allah menciptakan diri kita di dunia ini. Membuat anak berpikir secara luas makna sebuah kesuksesan. Hal ini akan mendorong anak-anak mencapai kebahagian hakiki yaitu kehidupan penuh makna ( meaningful life).
Kecerdasan Menghadapi Tantangan : Menentukan seberapa tangguh anak ini untuk mencapai tingkat kebahagiaan hidup yang dia inginkan.
Terlampir beberapa indikator kecerdasan anak yang bisa kita jadikan acuan unt mendampingi perjalanan kita mendidik mereka.
Selamat melatih kecerdasan anak-anak, sehingga mereka bisa menemukan jalan sukses dan bahagianya.


Salam Ibu Profesional,
/Tim Fasiitator Bunda Sayang/




Sumber Bacaan :
Stoltz, Paul G, PhD, 1997 Adversity Quotient, Mengubah hambatan menjadi Peluang, Jakarta , Grasindo
Melva Tobing, MPsi, Daya Tahan Anak Hadapi Kesulitan, Jakarta
D. Paul Reily, “Success is Simple”, Gramedia, Jakarta
Lela Swell, Success, Grasindo, Jakarta
Martin Selligman, Authentic Happiness, Jakarta    

SEBUAH CATATAN TENTANG "AKU"

Assalamualaikum Aku..?? Apakah kamu baik2 saja?? Apa kabar harimu?  Bagaimana hatimu saat ini?? Senangkah?? atau hatimu sedang tak...