Sudah sangat lama sekali rasanya jari ini tidak menari di atas keyboard netbook kesayangan ini, biasanya netbook saya gunakan utk membuat Resume materi bahan mengajar sambil belajar berkreasi membuat power point sebagai media untuk menyampaikan materi. aah hal yg sering saya rindukan. π
Yuupz.. saya dahulu pernah berprofesi sebagai tenaga pengajar atau bisa di katakan Guru, sejak saya Lulus Kuliah hingga menjelang menikah saya mengajar di sekolah SMP dan MTS serta bimbingan belajar, namun saat saya menikah dan ikut suami ke Lhokseumawe dan kemudian ke pangkalpinang dan sekarang di Palembang, akhirnya saya memutuskan utk menjadi 'Full Mom'. Alhamdulillah saya tidak terlalu merasakan 'jetlag' saat adanya perubahan status yang biasanya saya tiap hari berkegiatan, bertemu dgn siswa2 yg sangat menyenangkan juga sangat menghibur, dan saat itu saya hanya seorang istri di sebuah rumah kontrakan di tanah rantau menanti suami pulang kerja sambil menanti kehadiran Buah hati kami. Alhamdulillah.. π
Sejak saya di kenalkan dgn Komunitas Ibu Profesional dan bergabung dengan kelas Matrikulasi IIP batch 6 ini, rasa ingin utk sekedar jari jemari ini menari di atas keyboard pun timbul kembali, Bukan utk menyiapkan materi seperti saat saya masih mengajar dulu tapi hanya ingin menuaikan sedikit tulisan saya sebagai Nice HomeWork yg di berikan di kelas Matrikulasi IIP Batch 6 ini.
Jujur, saya tidak berbakat dalam menulis, bahkan untuk memulai merangkai kata pun saya harus konsultasikan ke Suami dan teman saya. Mungkin karena pengetahuan saya masih sangat minim, sehingga saya merasa kesulitan utk menuaikan ke dalam sebuah tulisan. Rasanya ada ide tapi tidak bisa keluar dalam sebuah tulisan.
MATRIKULASI IBU PROFESIONAL
Alhamdulillah sudah satu pekan ini saya bergabung dengan Kelas Matrikulasi IIP batch 6 ini, dari 1800 kuota yang Ibu Profesional Sediakan dan saya termasuk salah satunya. 2 minggu sebelumnya, kami memasuki kelas foundation terlebih dahulu, Kelas foundation ini sebagai perkenalan semua anggota yg tergabung di Regional Banten dan Karawang. Banyak yg mengaku mereka ini -Maaf- Gaptek atau Gagap Teknologi, dan tak sedikit dari mereka dengan jujur membutuhkan bimbingan dari ibu yang lainnya, karena memang disini kami di tuntut untuk melek teknologi, Mulai dari belajar utk Membuat Google Classroom, mengedit Foto, membuat Video, meng copy paste link dari sosmed ke Google Classroom serta membuat Blog. Tapi tidak sedikit pula dari Ibu yang lainnya yang sudah mahir akan teknologi tersebut. Sehingga mereka pun tidak keberatan untuk berbagi dengan yang lain. Jujur saya pun yang dulu sering sekali mengutak atik sesuatu yg baru, sekarang waktu utk melek teknologi hampir tidak ada, sehingga saya pun merasa seperti Keluar dari cangkangnya, untuk mengetahui dan mempelajari perkembangan teknologi saat ini, Masya Allah saya sangat beruntung rasanya bisa bergabung dgn IIP ini walaupun saya lebih sebagai 'Silent Reader' karena saya sering dipanggil anak utk menemaninya bermain, Baru saja saya ambil posisi untuk menyimak diskusi di WAG tiba-tiba si kakak menuntut untuk di temani bermain akhirnya saya harus manjat membaca diskusi sebelumnya saat anak sudah tertidur.. hehee.. π
Menurut saya inilah proses Belajar, Belajar tidak mengenal Usia, mereka ibu-ibu pembelajar yang mulai disibukkan dengan rutinitas rumah tangganya, bertekad untuk bisa mengembangkan dirinya berusaha untuk melek teknologi. Masya Allah saya Salut, 'Keterbatasan tidak menghentikan mereka untuk Belajar'.
Minggu ini saya mendapatkan Homework, yupzz awalnya saya berpikir ini seperti anak sekolah yang di berikan Pekerjaan Rumah (PR) oleh guru mereka. Tapi memang di Ibu Profesional ini kami sedang mengikuti Kuliah, walau hanya secara online, tapi saya merasa ini seperti nyata kuliah di bangku kuliah. Kami diberikan Materi kemudian adanya diskusi serta tugas yang harus kami kerjakan. Tapi di IIP ini tugasnya mereka namakan NHW 'Nice Homework' Baiklah ini akan menjadi Pekerjaan rumah yang Menyenangkan Insya Allah. Semangatt. π
Utk NHW #1 ini kami diberikan 4 pertanyaan yang penilaiannya bukan karena benar atau salah. Karena NHW ini bukan masalah benar atau salah, tetapi dalam rangka semakin mengenali diri untuk bekal menjadi ibu profesionalππ Jadi jangan anggap seperti sekolah atau kuliah, melainkan mengisi setiap NHW sesuai dengan keadaan kita pribadi. Tapi tetap akan dilihat NHW yang penuh kreatifitas, menginspirasi dan memotivasi.
Bismillah..... πͺ
4 pertanyaan itu adalah :
1. Tentukan satu jurusan ilmu yang akan anda tekuni di universitas kehidupan ini?
Ilmu yang ingin saya tekuni di kehidupan ini adalah :
- Ikhlas
- Sabar
- Parenting
2. Alasan terkuat apa yang anda miliki sehingga ingin menekuni ilmu tersebut.
Jujur saya hanya manusia biasa yang terkadang sulit menerima keadaan yang Allah takdirkan kepada saya. Manusiawi sebenarnya ya, setiap orang ingin hidupnya sesuai dengan keinginan, tapi kembali lagi, 'Semua yang Allah Takdirkan kepada umatnya Insya Allah itu yang terbaik bagi umatNya. Itu yang perlu di tandai di hati setiap manusia, Manusia Boleh Berencana, tapi tetap Allah lah yang menentukan. Maka dari itu manusia perlu Ikhlas menerima semuanya, jika Takdir Allah tidak sesuai dengan hati setiap manusia maka ia perlu BERSABAR.
Allah Berfirman: "Bersabarlah kalian. Sungguh Allah bersama orang-orang yang sabar."
Dalil ini menunjukkan bahwa sabar itu wajib. Dalam hal ini,
seseorang menahan diri dari segala ujian yang menimpanya dan itu dianggap berat
olehnya tapi dengan dia menahan diri dengan jalan bersabar, maka dia menjauhkan
dirinya dari kemarahan terhadap segala yang menimpanya demi menjaga
keimanannya.
Utk ilmu yg ketiga saya memilih Parenting. Pendidikan Parenting merupakan pendidikan yang berkaitan dengan cara atau teknik pengasuhan atau mengasuh anak saat mereka tumbuh berkembang.
Dalam parenting education ini memiliki tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam melaksanakan perawatan dan pengasuhan anak-anak mereka, serta meningkatkan kesadaran orang tua atau anggota keluarga lain sebagai pendidik yang pertama dan utama.
3. Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan anda rencanakan di bidang tersebut?
Sabar dan Ikhlas kedua sifat ini memang mudah sekali diucapkan, tapi sangatlah sulit untuk di praktekkan di kehidupan.
Selain itu, kita perlu mendekatkan diri kepada Allah. Ibadah kepada Allah dapat mendekatkan kita dengan sang Pencipta
Sabar dan Ikhlas kedua sifat ini memang mudah sekali diucapkan, tapi sangatlah sulit untuk di praktekkan di kehidupan.
Ketika cobaan datang silih berganti kadang hati rasanya tak sanggup untuk menahan, hingga kita emosi bahkan hingga marah-marah dan itu sikap yang tidak di benarkan.
Segala sesuatu bisa berjalan dengan baik jika di niatkan dalam hati dan bersungguh-sungguh, begitu juga jika kita ingin menjadi pribadi yang sabar dan ikhlas. Yakinkan pada diri sendiri bahwa kita mampu dan semata-mata karena Allah, insya Allah kita akan mampu menjdi pribadi yang ikhlas dan sabar.
4. Berkaitan dengan adab menuntut ilmu, perubahan sikap apa saja yang anda perbaiki dalam proses mencari ilmu tersebut.
Ilmu Ikhlas dan Sabar memang sangat di Butuhkan, kenapa demikian? Saya adalah seorang anak yang memang tidak pernah jauh dari Orang tua terutama Ibu. Saya dahulu kala, ingin tetap dekat dengan ibu walaupun sudah menikah , tetapi jalan hidup saya, saya harus hidup merantau mengikuti suami saya, walaupun saya sering sekali pulang.. hehehe..
Saya harus bisa menerima kondisi saya untuk merantau jauh dari orang tua. Saya harus benar-benar menyadari dan menerima kalau sekarang saya adalah seorang Istri yang harus mengikuti kemana suami pergi, sehingga walaupun saya pergi meninggalkan orang tua dan keluarga saya harus bisa menerima kondisi tsb. Dan apabila saya rindu dengan kampung halaman, saya butuh sabar, menanti saatnya saya diizinkan untuk pulang bertemu dengan keluarga. Selama ini suami saya adalah suami yang benar-benar sabar dan mengalah dengan kondisi sang istri, yang selalu mengizinkan kapan saatnya saya ingin sekali pulang. Alhamdulillah ya Allah.. jadi saat saya sudah merasa bosan di tanah rantau saya dikasih kesempatan untuk pulang. Terimakasih Abang.. π
Untuk lebih memahami Ilmu Parenting, saya lebih sering membaca postingan tentang Parenting di Web atau Media Sosial, mencoba membuka mata lebar akan perkembangan dunia anak saat ini, karena perkembangan zaman dan teknologi saat ini memang berbeda dengan saat saya masih kecil, sekarang anak di hadapkan dengan perkembangan teknologi yang benar-benar butuh pengawasan total dari orang tua. Tontonan anak saat ini menunjukkan sikap yang tidak baik, tidak sedikit sikap anak banyak mengikuti dari tontonan yang ia tonton. jd saya sebagai seorang ibu Wajib untuk mendampingi apa yang akan ia tonton dan memfilter tontonan yang ada. Selain itu mainan anak, anak saya termasuk anak yang belum mengenal apa itu game, Alhamdulillah saya tidak pernah mengenalkan game kepada anak, tetapi lingkungan sekitar mempengaruhi anak untuk sekedar ingin tahu dengan kesenangannya itu, dan Alhamdulillah anak saya sampai saat ini belum terpengaruh untuk terjaring game atau tontonan youtube walaupun dia sudah tau cara membuka youtube dari lingkungan sekitar, tetapi tidak berani membuka youtube, Alhamdulillah.. Karena menurut saya gadget lebih membahayakan bagi kesehatan mata anak.
Saya mencoba untuk terus mendampingi anak saya main, apapun itu, anak saya lebih berminat untuk mewarnai, meminta untuk dibacakan buku cerita atau main sambil berdialog dengan robot kesayangannya.
Saya mengenalkan anak mewarnai sejak umur 2,5 th hingga saat ini usianya menginjak 4 tahun dan hasilnya cukup memuaskan, cara mewarnainya mulai rapih walaupun belum sekolah. Saat mewarnai saya pun ikut mewarnai, itu sebagai Totalitas saya untuk mendampingi anak bermain, sehingga anak senang karena di dampingi oleh orang tuanya.
Dan inilah salah satu hasil mewarnai Arli Anak saya.
Harapan saya, semoga Saya Bisa Mengamalkan ilmu kehidupan ini dengan Baik, bisa menjadi Istri dan Ibu terbaik di keluarga kecil kami. Ammin. π


No comments:
Post a Comment