Point Komunikasi Produktif : Menunjukkan Empati
Subjek : Kakak Arli (4,5 bulan)
Pagi itu Baby Azka baru saja tidur, sedangkan kakak minta untuk sarapan. Yuppz.. Rutinitasku selain mengasuh baby azka, ya masih mengurusi kakak Arli yang segala kebutuhannya masih dilayani oleh Bunda.
Saat aku sedang menyuapi kakak Arli, tiba-tiba Baby Azka terbangun dari tidurnya, sehingga aku harus menyusui Baby Azka dan menunda kakak Arli untuk sarapan. Tetapi aku meminta izin terlebih dahulu kepada kakak Arli "kak, adenya bangun, Bunda Mimi dulu ya, nanti kita lanjutin lagi sarapannya ya?" Karena mungkin kakak pun masih lapar, ia pun belum memberikan izin "Nanti bunda, makan dulu, kakaknya laper". Terdengar dari kamar baby Azka tangisannya makin menjadi-jadi, dalam hati rasanya pengen langsung ku kejar baby Azka untuk mimi, tapi ku tahan, aku ingin kakak Arli mau menunjukkan rasa empati kepada adiknya. Akhirnya ku tanya lagi pada kakak Arli "tuh kak, Ade nangis kasian kan, udah dulu ya kak, nanti kita lanjut setelah mimi in ade atau kakak mam sendiri, nih bunda bantu potong-potong ya telurnya. daan Alhamdulillah kakak pun menjawab "iya Bunda Boleh mimi dulu" Langsung lah aku lari menemui Baby Azka.
Selang beberapa menit, tiba-tiba kakak Arli masuk ke dalam kamar dan bilang "Bunda mamnya udah mau habis, tadi kakak makan sendiri" Aku langsung senang mendengar ucapan kakak itu dan langsung ku acungi jempol sambil ku katakan "Masya Allah pinternya Anak Bunda".
Terimakasih ya nak untuk pengertiannya, jadilah kakak yang baik untuk adikmu. 😘 Love Kakak Arli.
#hari9
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional


No comments:
Post a Comment