Monday, November 25, 2019
DAY 3 MENDIDIK ANAK CERDAS FINANSIAL SEJAK DINI GAME LEVEL 8 BUNDA SAYANG
Hai... Assalamualaikum Bunda semua, Alhamdulilah sudah masuk hari ke 3, walaupun masih suasana pulang kampung, tetapp semangatt dengan game level 8 ini yaaa Bunda (Go.. go.. go.. semangatt Bunda 😅) .
Di hari ke 3 ini, Bunda hanya sedikit bercerita di hari weekend kemarin, dan tetap dengan cerita bersama kakak yang selalu menemani Bunda. 💕
Kemarin kami pergi ke undangan pernikahan om nya kakak Arli atau sepupu Bunda, di tempat undangan kakak seperti biasa langsung bermain dengan sepupu - sepupunya yang bertemu di gedung pernikahan, namun sebelumnya baru saja sampai di tempat undangan, kakak mulai di sambut dengan pedagang - pedagang mainan yang mungkin ada sekitar 3-4 penjual yang menempati kanan kiri jalan menuju pintu masuk gedung tersebut.
Yesss.. Kakak sepertinya mulai tergoda dengan yang di jajakan oleh para penjual mainan tersebut, dengan menuntun tangan kakak, Bunda bilang, "kak, kita masuk dulu yaa ketemu pengantinnya", dan dengan berat hati dan dengan pandangan masih fokus ke para penjual mainan tersebut akhirnya kakak pun mengikuti bunda untuk masuk ke dalam gedung pernikahan.
Di dalam gedung, kakak bertemu dengan para sepupunya, sehingga keinginan untuk membeli mainan sepertinya mulai hilang karena mereka asyik bermain dan dalam hati Bunda pun berkata "semoga sampai pulang kakak ga pengen beli mainan..", hehehe 😅
Setelah kami selesai mengikuti semua prosesi acara pernikahan, akhirnya kami pun memutuskan untuk pulang, kami pulang bersama sepupu kakak yang sama-sama tinggal di rumah nenek, sepupu kakak tersebut langsung menghampiri penjual mainan tersebut dan membeli salah satu mainan yaitu pistol mainan, dan kakak pun melihat sepupunya membeli mainan, ia pun tergerak untuk membeli mainan yang sama dengan sepupunya, tetapi karena Bunda merasa harga mainan tersebut ga sebanding dengan wujud aslinya (a.k.a Mahal kalau menurut kantong Bunda...😅😂) akhirnya dengan segala jurus yang bisa di lakukan Bunda, akhirnya kakak pun memilih mainan yang lain yang harganya sesuai dengan kemampuan dompet Bunda untuk membeli mainan tersebut. Alhamdulillah kakak bisa memahami kondisi keuangan Bunda yang hari itu sedang tidak membawa uang lebih untuk membeli mainan kakak, kakak mengerti dan memahami kondisi bunda saat itu. Dan walaupun tidak membeli mainan yang sama dengan sepupunya, kakak tetap senang karena pulang - pulang membawa mainan.
Alhamdulillah.. terimakasih kakak atas pengertiannya. 😘
#HariKe3
#GameLevel8
#Tantangan10Hari
#CerdasFinansial
#KuliahBundaSayang
@institut.ibu.profesional
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
SEBUAH CATATAN TENTANG "AKU"
Assalamualaikum Aku..?? Apakah kamu baik2 saja?? Apa kabar harimu? Bagaimana hatimu saat ini?? Senangkah?? atau hatimu sedang tak...
-
MENSTIMULUS MATEMATIKA LOGIS PADA ANAK Semua anak lahir cerdas, masing-masing diberikan potensi dan keunikan yang menjadi jalan mere...
-
Pada Dasarnya setiap anak dianugerahi kecerdasan matematika logis. Gardner mendefinisikan kecerdasan matematika logis sebagai kemampuan...

No comments:
Post a Comment