Orang tua yang sering mendongeng untuk anak-anaknya, akan banyak sekali manfaat yang di dapat, seperti sebelumnya Bunda telah membahas sedikit di tantangan sebelumnya, jadi sekarang, apalagi sih manfaat mendongeng bagi perkembangan Buah hati kita.
Yuk.. kita bahas lagi yuuk..
Sebelumnya kita sudah membahas 2 manfaat dari mendongeng, yaitu Meningkatkan Imajinasi dan Meningkatkan kemampuan berbahasa, Nahh sekarang kita akan membahas manfaat lain dari Mendongeng.
Manfaat dongeng yang kita bahas kali ini adalah dongeng dapat Meningkatkan perkembangan Kognitif.
Untuk dapat memperluas pengenalan objek seorang anak, pada saat mendongeng, gunakan alat peraga, misalnya buku bergambar. Dengan begitu, anak bisa melihat bentuk dari tokoh yang di ceritakan dalam dongeng. Selain itu, dongeng juga dapat menambah wawasan. Melalui kisah-kisah dongeng, anak mendapatkan berbagai informasi. Anak juga dapat mempelajari sebab akibat serta belajar menganalisa.
Melalui dongeng juga, pemikiran anak menjadi lebih baik, lebih kritis dan cerdas. Anak juga bisa memahami hal mana yang perlu ditiru dan tidak boleh ditiru.
--------
Kali ini, Bunda tidak membuat dongeng, tetapi hanya akan menceritakan tentang permainan masa kecil Bunda pada Kakak. Sekaligus Bunda mengenalkan permainan masa kecil yang menyenangkan.
Yukk.. yuk... kita mulai yukk..
---------
Saat Sore tiba, kakak mulai bosan, ia seperti kehabisan ide untuk mengeksplore mainannya, yang terkadang bisa membuat Bunda harus berkali-kali membereskan mainan yang sering ia susun dan di baris-bariskan di meja.
Kemudian Bunda pun mencoba bercerita, tentang permainan masa kecil Bunda.
"kak, mau denger cerita Bunda ga? waktu dulu Bunda sering main permainan ini loh (sambil menunjukkan gambar permainan tradisional)".
"Main apa Bunda?" tanya kakak.
"yaudh sini bunda cerita dulu yaa.." ajak Bunda kepada kakak.
"Bunda dahulu kala memiliki teman di sekolah dasar dan di madrasah, tetapi lebih sering memainkan permainan ini saat jam istirahat sekolah madrasah".
Bunda pun menunjukkan permainan engklek ini kepada kakak, "niih kak, dulu Bunda sering main ini, biasanya di halaman sekolah, di tanah kita buat garis kotak seperti ini, kemudian Bunda dan teman-teman bermain engklek ini", jelas Bunda.
"Bundaa.. ini kan ada di sekolah kakak, kakak suka lihat, tapi ga pernah mainnya", kata kakak.
"oiya ya, di sekolah kakak, di halamannya ada gambar begini yaa, nanti lain kali bisa main tuh kak, seruu loh" Bunda pun antusias.
"terus apa lagi Bunda mainnya?" tanya kakak.
"ini nih kak, Bunda dulu sering main ini sama nenek dan uwak", jelas Bunda sambil menunjukkan gambar permainan tersebut.
"ini kaya punya a wildan yaa.?" tanya kakak.
"oiyaa, kakak udah pernah liat yaa...?"
"udah, tapi belum bisa mainnya..hehee.." jawab kakak tertawa.
"coba bunda liat lagi gambarnya, ini kelereng kan?" tanya kakak.
" iyaa, kakak udah tau ya kalau kelereng, tapi ga pernah main kaya di gambar ya?" tanya bunda memastikan.
"iyaa.." jawab kakak singkat.
"kelereng ini seru loh kak mainnya, sebenernya ini mainan buat anak cowo, cuma bunda suka ikutan main juga sm uwak dan om (kakak cowok dan ade sepupu bunda)", jelas bunda.
"Sekarang, permainan ini mulai jarang di mainkan, karena lebih sering main hp yaa, padal mainan zaman dulu lebih seru loh kak, main di luar, badan keringetan, sehat jadinya", jelas Bunda.
"sekarang ada ga yang main itu?" tanya kakak.
"mungkin masih ada, cuma sudah jarang", jelas Bunda.
dan.. tiba-tiba suara adzan pun terdengar, akhirnya kami mengakhiri cerita masa lalu Bunda dengan permainan tradisionalnya.
"yukk.. kaka.. kita sholat dan ngaji", ajak Bunda. Dan kakak pun mengangguk tanda setuju.
dan akhirnya Bunda pun mengakhiri cerita masa lalu bunda dengan permainan tradisional.
Bagi para pembaca, yuk kita mengenang masa lalu dengan permainan tradisional yang sangat menyenangkan dan jauh dari gadget.
------
-Ibu Profesional
-Bunda sayang
-game level 10
-







No comments:
Post a Comment