Tuesday, February 25, 2020

DAY 5 FITRAH SEKSUALITAS GAME LEVEL 11 BUNDA SAYANG




Assalamualaikum.. Sudah masuk hari ke 5, walaupun diskusi  di WAG sudah masuk hari ke sekian yaa, hehee.. karena Bunda setor tantangannya 3 hari setelah 3 kelompok maju, jadi dengan Mode LARI CEPAT, tantangan ini harus tetap di selesaikan.. Ayoo.. Ayoo semangat Bunda.


Hari ini, kelompok yang tampil dalam diskusi kali ini adalah kelompok 6 dengan Tema "PENGARUH MEDIA DIGITAL TERHADAP FITRAH SEKSUALITAS.

Materinya tersusun rapi, dan sangat baik, Alhamdulillah diskusinya berjalan lancar hingga di penghujung acara.

Berikut Materi yang di jelaskan oleh kelompok 6.

Perkembangan Teknologi dan Internet bisa memberikan manfaat bagi penggunanya, tetapi juga bisa membahayakan penggunanya. Bahkan perkembangan internet semakin sulit membatasi anak-anak untuk tidak menggunakan media digital ini, karena perkembangan zaman menuntut kita untuk melek teknologi, tetapi anak-anak yang belum bisa membedakan mana baik dan buruk pun ikut terjerumus dengan asyiknya media digital ini. Karena baru di usia 13 tahun ke atas lah bagian otak yang mampu membedakan baik dan buruknya baru mulai berkembang. Akibatnya anak menganggap hal tersebut wajar, tidak tahu mana yang pantas ditiru atau yang tidak di tiru.

Ada banyak dampak positif dan negatif dengan perkembangan media digital ini, lalu bagaimana agar kita dapat menjaga fitrah seksualitas anak di era media digital ini? Orang tua sebagai benteng pertama, kemudian bekali anak dengan ilmu terutama ilmu agama, serta membersamai anak ketika sedang menggunakan media digital.

Dan ini ada beberapa pertanyaan yang masuk pada diskusi kelompok 6 ini, yukk di simak yukk..


*#susahtelen1*

Nama: Halida
Kelompok: 1
Pertanyaan:
1. usia berapa yaa perkembangan otak anak itu bisa membedakan ini baik ini buruk, baik bagi dirinya atau orang lain?
karena terkadang anak iseng, d sekolah main begal2, dan skrg lg viral permainan dgn 3 org berdampingan ,dan bgn tengah di begal hingga mengakibatkan jatuh bahkan lbh bahaya lg terbentur kepalanya dan tulang belakang patah. tetapi dia anggap itu "lucu, bercanda" tetapi membahayakan org lain.

2. skrg adanya gadget, anak2 SD, bahkan TK pun sudah bnyk yg "pintar" bermain game, sedangkan di game tsb sering terlihat wanita dgn pakaian  minim, dgn ilustrasi wanita dgn (maaf) payudara besar dll.

bagaimana memberikan pengertian pada anak akan hal tsb, dan bagaimana membatasi anak utk main gadget, wlpn drmh misal orang tua sudah melarang /membatasi,atau mengajak melakukan aktivitas fisik, membaca,  tp lingkungan sekitar tidak ada pembatas akan hal tsb, jadi mau tidak mau si anak pun ingin mengikuti seperti teman2 sepermainannya.

Mohon pencerahannya. makasih. 😊

Baik kita jawab dulu yes..

1. Seperti yg pernah saya dengar dari ibu elly risman, bahwa anak di bawah usia 13thn itu bagian otaknya yang menyadarkan ttg konsekuensi belum tersambung. Jadi mereka seringkali melakukan sesuatu tanpa memikirkan konsekuensinya. Juga mereka belum bisa menentukan ini baik atau tidak sii untuk mereka.

Itulah mengapa perlu pendampingan dari orang tua ketika anak menerima begitu banyak informasi baik dari media atau sekitarnya.

2. Iya betul, memang tidak mungkin menjauhkan anak dari gadget karena pasti di lingkungan sekitarnya akan ketemu juga. Tapiii kita bisa membentuk rules di rumah, bisa dengan menentukan wilayah no gadget atau gadget time dengan batasan waktu tentunya. Atau seperti contoh2 lainnya yg ada pada file yang kelompok 6 kumpulkan.

Terkait tokoh dalam game di handphone, baiknya memang saat anak memilih game kita sbg orang tua memilah terlebih dahulu Bisa dengan mencari game bersama sehingga bisa dicegah utk bertemu wanita2 minim kain ituuu.


*#susahtelen2*

Nama: Alliza
Kelompok: 1

Sejauh ini upaya yang saya lakukan hanya membatasi anak menggunakan media digital, serta menginstall pengertian:

_"Boleh nonton (atau main) asal yang bermanfaat, dan mengajarkan untuk aware thd tayangan 'jelek' ( misal: sihir/ syirik, porno, aurat terbuka, dll.)"_

Tapi efeknya jadi kurang memberikan anak keleluasaan untuk eksplorasi secara mandiri yaa..

Pertanyaan:
Apakah teman-teman sudah pernah menggunakan aplikasi parental control?

Bila sudah, bagaimana pengalamannya, dan app apa yang disarankan?

Terima kasih.. 💕

Kalo saya pakai controller di HP suami mba (maklum HP sendiri kurang canggih alias memori penuh wkwkwk), lupa namanya apa.. tapi kami biasanya cuma ngontrol yutub kids aja sih, anak masi 3 th jg belum buka yg aneh 🙈


Sejauh ini karena anak masih BALITA, untuk Parental Kontrol masih menggunakan fasilitas dari youtube kids yaitu dengan mengaktifkan aplikasi timer, jika aplikasi masih tidak berhasil, maka saya menggunakan aplikasi “ Cari Perangkat” caranya melock hp dari HP yang lain, Alhamdulillah dengan cara tersebut lumayan efektif.

-------

Semoga keluarga kita di jauhkan dari hal buruk pengaruh perkembangan teknologi dan media digital.



#day5
#kuliahbunsay
#tantangan10h
fitrahseksualitas
#pengaruhmediadigitalterhadapfitrahseksual

No comments:

Post a Comment

SEBUAH CATATAN TENTANG "AKU"

Assalamualaikum Aku..?? Apakah kamu baik2 saja?? Apa kabar harimu?  Bagaimana hatimu saat ini?? Senangkah?? atau hatimu sedang tak...